KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS “Startup”

Peluang bisnis “Startup”

 

amikom

disusun oleh :

Andreas Krisnanto

14.12.7829

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

2015


Abstrak

Perkemabangan teknologi yang semakin marak sekarang ini sangat berpengaruh pada berbagai lini bisnis dan usaha, termasuk bisnis dalam lini teknologi, ada berbagai bidang didalamnya, termasuk bisnis dalam pengembangan software atau perangkat lunak, sekarang ini begitu banyak developer software baik yang diciptakan untuk sistem operasi komputer seperti Windows dan Mac OS , hingga yang diciptakan untuk pengguna sistem operasi mobile contohnya Ios dan Android. Seiring dengan perkembangan hardware atau perangkat keras, perkembangan software juga mengikutinya, semakin variatif menyesuaikan kebutuhan dari masing masing pengguna. Dan dengan asumsi bahwa penguna komputer dan gadget semakin bertumbuh tiap tahunnya, kesempatan inilah yang dapat dimanfaatkan para startup .

 



 

ISI

 

Pemahaman mengenai Startup

istilah Startup sendiri popular secara internasional dan dikenal secara global pada masa buble dot-com, fenomena buble dot-com adalah ketika pada periode tersebut (1998-2000) banyak perusahaan dot-com didirikan secara bersamaan.sehingga pada masa itu sedang gencar-gencarnya perusahaan membuka website pribadi. Makin banyak orang yang mengenal internet sebagai sebuah sarana baru untuk memulai bisnisnya. Dan saat itu, Startup lahir dan berkembang begitu pesat. Menurut pandangan Ronald Widha dari TemanMacet.com, Startup tidak hanya perusahaan baru yang bersentuhan dengan teknologi, dunia maya, aplikasi atau produk tetapi bisa juga mengenai jasa dan gerakan ekonomi rakyat akar rumput yang bisa mandiri tanpa bantuan korporasi-korporasi yang lebih besar dan mapan.

Karakteristik dari sebuah perusahaan Startup yang dapat di golongkan sebuah stratup. Beberapa ciri, perusahaan tersebut diantaranya:

  • Jumlah pegawai kurang dari 20 orang
  • Pendapatan kurang dari $ 100.000/tahun
  • Masih dalam tahap berkembang
  • Umumnya beroperasi dalam bidang teknologi
  • Produk yang dibuat berupa aplikasi dalam bentuk digital
  • Biasanya beroperasi melalui website

Dari bebearapa ciri diatas tampak bahwa stratup lebih bergerak di sektor teknologi dan web. Tetapi dalam kenyataannya adalah lebih dari itu, kini perkembangan perusahaan yang lazim dilabeli nama Stratup adalah perusahaan yang berkenaan dengan dunia tekno dan online.

Perkembangan Dunia Startup di Indonesia

Perkembangan Startup di Indonesia bisa terjadi sangat pesat dan sangat potensial. Setiap tahun bahkan setiap bulan banyak founder Startup baru bermunculan. Menurut dailysocial.net, sekarang ini terdapat setidaknya lebih dari 1500 Startup lokal yang ada di Indonesia. Potensi pengguna internet Indonesia yang semakin naik dari tahun ke tahun tentunya merupakan suatu lahan basah untuk mendirikan sebuah Startup.

Berdasarkan beberapa riset, pada tahun 2013 saja diperkirakan pengguna internet di Indonesia mencapai 70 juta orang, bisa dibayangkan berapa jumlah user internet Indonesia beberapa tahun kedepan. Selain itu daya beli masyarakat yang meningkat seiring dengan naiknya pendapatan perkapita masyarakat negeri ini ikut mempengaruhi perkembangan industri digital.

Menurut Rama Mamuaya, CEO dailysocial.net, Startup di Indonesia digolongkan dalam tiga kelompok yaitu Startup pencipta game, Startup aplikasi edukasi serta Startup perdagangan seperti e-commerce dan informasi.

Startup pencipta game

Perusahaan ini bergerak di bidang aplikasi game, dimana umumnya perusahaan game developer di indonesia terbagi menajadi 2 bagian, yakni aplikasi game mobile dan game PC (komputer), dan masih jarang yang memproduksi untuk console game . karena melihat begitu pesatnya pertumbuhan pengguna komputer dan gadget ini menjadi faktor utama bagi para game developer untuk mengembangkan game untuk 2 platform saja, yakni PC (komputer) dan Gadget (smartphone,tablet,phabet).

Startup aplikasi edukasi

Walaupun masih sedikit startup Indonesia yang bergerak di bidang ini, namun ada beberapa perusahaan yang jeli melihat kesempatan untuk masuk dalam sektor ini, mengingat persaingan yang belum terlalu ketat, maka masih terbuka lebar kesempatan bagi para startup baru untuk masuk dalam sektor ini, salah satu perusahaan yang sukses dalam sektor ini adalah kalase.com, dimana mereka merancang sebuah situs web edukatif, mereka memanfaatkan kelemahan sistem belajar konfensional dan merubah menjadi gaya pembelajaran edukatif modern dan elegan.

Startup E-commerce dan periklanan

Dalam sektor ini sudah banyak founder yang menekuni, karena dalam bidang inilah yang dianggap paling potensial untuk para startup , berbede dengan startup yang bergerak di sektor game dan aplikasi, sektor e-commerce dan periklanan lebih memasyarakat dan lebih umum dikenal oleh pengguna komputer terutama pengguna internet. Dalam sektor ini sendiri terbagi menjadi beberapa bentuk antara lain adalah ;

1. Classifieds / Daftar Iklan Baris

2. Marketplace C2C (Customer to Customer)

3. Shopping Mall

4. Toko online B2C (Business to Consumer)

5. Sosial Media Shop

 

Dengan berkembangnya media sosial dan smartphone, pasar untuk mobile game dan social game semakin besar. Sementara itu untuk aplikasi atau website yang bergerak di bidang e-commerce dan informasi, Rama menilai tantangannya di Indonesia masih cukup besar dikarenakan masih minimnya penggunaan kartu kredit. Namun untuk yang berbau informasi atau berita berbagai tema, perkembangannya justru jauh lebih pesat lagi.

Di Indonesia sekarang ini telah banyak berdiri komunitas founder-founder Startup. Seperti Bandung Digital Valley (bandungdigitalvalley.com), Jogja Digital Valley (jogjadigitalvalley.com), Ikitas (www.ikitas.com) Inkubator Bisnis di Semarang, Stasion (stasion.org) wadah bagi Startup lokal kota Malang, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dengan adanya komunitas ini tentunya akan memudahkan para founder untuk saling sharing, membimbing bahkan untuk menjaring investor. Para founder dapat pula mengikuti kompetisi yang diadakan oleh beberapa perusahaan seperti Telkom untuk menjadi investor mereka.

kesimpulan

Dari data-data yang ada, menunjukkan bahwa perkembangan teknologi berbanding lurus dengan jumlah pengguana komputer maupun gadget di seluruh dunia, dan semakin berkembangnya zaman, maka kebutuhan setiap individu akan semakn kompleks, dan tidak menutup kemungkinan bahwa bisnis disektor startup akan membawa

 


 

Refernsi

https://www.maxmanroe.com/

http://peluangusaha.kontan.co.id/news/pembuatan-game-digital-janjikan-untung-tebal

http://startupbisnis.com/

https://www.wikipedia.org/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *